Contoh Energi Terbarukan
- Bioenergi, meliputi, biofuel (bahan bakar nabati), biogas, biomassa.Bahan
baku bioenergi terbagi dari tiga, yaitu sampah (limbah rumah tangga dan
industri); limbah hewan; serta hasil dan limbah pertanian. Secara wujud
bioenergi terbagi tiga, yaitu :
* Padat (biomassa)
Sumber energi organik berbentuk padat disebut dengan biomassa, yang sesungguhnya adalah seluruh materi organik yang ada di bumi. Biomassa menyimpan energi yang bisa dimanfaatkan secara langsung dengan dibakar atau diolah lebih lanjut menjadi ET dalam wujud cair dan gas.* Cair (biofuel)
Sumber energi organik berbentuk cair disebut dengan biofuel yang berperan sebagai bahan bakar final ataupun energi primer pada pembangkit tenaga listrik. Bebagai macam biofuel tersedia di dunia ini mulai dari biodiesel yang berperan sebagai pengganti solar, bioetanol yang berperan sebagai pengganti bensin, biobutanol yang juga berperan sebagai bensin dengan angka oktan 96 (menyamai premium), dan biooil yang berperan sebagai pengganti minyak tanah. Ada dua biofuel yang telah dikomersilkan di Indonesia, yaitu BioSolar dan BioPremium.* Gas (biogas)
Sumber energi organik berbentuk gas disebut dengan biogas. Biogas diaplikasikan pada berbagai macam alat rumah tangga seperti generator listrik, kompor, lampu, pompa air, penanak nasi, dan oven. Bioenergi dan energi fosil memiliki kesamaan dalam hal wujud dan kegunaannya sebagai energi primer. Karena kesamaan ini, energi fosil dengan bioenergi bisa langsung saling menggantikan meskipun diperlukan beberapa perubahan aplikasi pada peralatan penghasil energinya.
- Energi Alam, meliputi energi matahari, energi angin, energi air, dan geothermal.

Energi terbarukan alam merupakan energi yang sudah disediakan oleh Allah SWT sebagai pencipta alam. Energi ini ada bersama terciptanya bumi. Setiap hari kita bisa merasakan keberadaan matahari, angin, dan air. Sementara geothermal tersimpan di permukaan bumi dan harus digali jika ingin dimanfaatkan.
Ilmuwan mengenal energi alam sebagai energi yang benar-benar bersih karena tidak menghasilkan polusi apapun. Energi alam ini zatnya tidak berubah meski telah dipakai menghasilkan energi. Sinar matahari yang dipakai tidak memproduksi bahan polutan apapun setelah melalui panel surya. Begitu juga dengan energi angin, air, dan geothermal. Mungkin polusi dihasilkan adalah dari proses pembangunannya dan memproduksi alat-alat untuk menangkap energi matahari, angin, air, dan geothermal. Beberapa pakar menilai energi angin menghasilkan polutan berupa suara. Namun, polutan ini tidak berdampak pada efek rumah kaca. Pakar lain menyebutkan, penggunaan energi alam secara besar-besaran menghasilkan polusi penglihatan. Alat-alat yang besar untuk memproduksi energi listrik (Pembangkin Listrik Tenaga Surya/PLTS dan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu/PLTB) disebut-sebut telah merusak landmark suatu kawasan.
Meskipun sama-sama masuk dalam golongan energi terbarukan, energi alam memiliki karakteristik yang berbeda dibandingkan bioenergi. Energi alam baru bisa dimanfaatkan secara komersial bagi masyarakat umum setelah diubah menjadi energi listrik melalui pembangkit listrik. Energi yang masuk kategori ini adalah matahari, angin, air, dan panas bumi. Dari semua energi alam, energi air memiliki keragaman paling besar. Energi air meliputi : energi potensial yang berupa air terjun (Pembangkit Listrik Tenaga Air/PLTA), energi gerak dari aliran air (arus), energi pasang surut (Pembangkit Listrik Tenaga Tidal/PLT Tidal), energi perbedaan suhu air laut (Ocean Thermal Energy Convertion/OTEC), energi dari proses elektrolisasi H2O menjadi hidrogen (blue energy), dan energi gelombang (Pembangkit Listrik Tenaga Gelombang/PLT Gelombang). - Tenaga Surya
Sel surya ialah sebuah alat yang tersusun dari material semikonduktor yang dapat mengubah sinar matahari menjadi tenaga listrik secara langsung. Sering juga dipakai istilah photovoltaic atau fotovoltaik. Sel surya pada dasarnya terdiri atas sambungan p-n yang sama fungsinya dengan sebuah dioda (diode). Sederhananya, ketika sinar matahari mengenai permukaan sel surya, energi yang dibawa oleh sinar matahari ini akan diserap oleh elektron pada sambungan p-n untuk berpindah dari bagian dioda p ke n dan untuk selanjutnya mengalir ke luar melalui kabel yang terpasang ke sel.Sel Surya mendapatkan tenaga listrik pada pagi sampai sore hari sepanjang ada sinar matahari. Umumnya kita menghitung maksimum sinar matahari yang diubah menjadi tenaga listrik sepanjang hari adalah 5 jam. Tenaga listrik pada pagi – sore disimpan dalam baterai, sehingga listrik dapat digunakan pada malam hari, dimana tanpa sinar matahari.

0 komentar:
Posting Komentar