Minggu, 04 Februari 2018

Energi

Definisi Energi
Apa itu energi? Energi adalah kemampuan yang bertujuan untuk melakukan usaha kerja atau kemampuan untuk melakukan sebuah perubahan. Kata energi berasal dari bahasa Yunani, yang artinya kerja yaitu ergon. Sedangkan menurut KKBI energi secara garis besarnya didefinisikan daya atau kekuatan yang akan diperlukan untuk dapat melakukan berbagai rangkaian proses kegiatan. Energi sendiri merupakan bagian yang berasal dari suatu benda tetapi tidak terikat pada benda tersebut, sehingga energi tersebut bersifat secara fleksibel yang dapat berpindah maupun dapat berubah. Ada beberapa pengertian energi menurut para ahli, yaitu sebagai berikut :
  1. Pardiyono
    Pardiyono menjelaskan bahwa energi merupakan bentuk kekuatan yang dihasilkan atau diperoleh dari suatu benda.
  2. Aip Saripudin
    Aip Saripudin mengatakan energi merupakan kemampuan untuk melakukan urusan atau bisnis.
  3. Arif Alfatah dan Muji Lestari
    Arif Alfatah dan Muji Lestari, mereka menerangkan bahwa energi merupakan sesuatu yang amat dibutuhkan oleh tubuh manusia supaya dapat melakukan suatu pekerjaan bisnis, karena pada kenyataannya, usaha yang dilakukan selalu nampak perubahan.
Macam-macam Energi 
Berikut adalah macam-macam energi yang terdapat di bumi, sebagian ada yang dihasilkan dari perubahan energi tertentu sehingga menghasilkan energi lain.
  1. Energi Bunyi
    Bunyi dihasilkan dari suatu benda yang bergetar. Saat kita mendengar guntur yang keras, kadang kaca jendela rumah bisa ikut bergetar atau bahkan pecah.
    Hal tersebut dikarenakan bunyi merupakan salah satu bentuk energi yang merambat melalui perantara udara. Sebenarnya, saat terjadi guntur energi yang diciptakan darinya tidak hanya mengenai kaca tapi seluruh bagian rumah. Namun, energi yang dihasilkan guntur tersebut tak cukup besar untuk mampu menggetarkan bagian rumah yang lainnya. 
  2. Energi Cahaya
    Energi ini diperoleh dari benda-benda yang mampu memancarkan cahaya seperti, matahari, api, dan lampu. Biasanya energi cahaya disertai dengan hadirnya energi lain seperti kalor. Bahkan dalam penggunaan sel surya, cahaya yang dipancarkan oleh matahari dapat diubah menjadi energi listrik.
  3. Energi Kalor
    Kalor adalah bentuk energi yang mampu menimbulkan perubahan suhu serta perubahan wujud zat. Energi ini umumnya merupakan hasil sampingan dari perubahan bentuk energi lainnya.
    Misal, perolehan energi kalor dari energi kimia seperti dalam pembakaran bahan bakar. Kalor juga didapatkan dari energi kinetik benda-benda yang bergesekan. Contohnya saat kita menggosok-gosokkan kedua telapak tangan kita. 
  4. Energi Kimia
    Energi kimia ialah energi yang dilepaskan selama proses reaksi kimia. Contoh energi ini ialah makanan yang kita makan. Makanan yang sering kita makan mengandung unsur kimia di dalamnya.
    Di dalam tubuh, unsur kimia yang terkandung dalam makanan tersebut nantinya akan mengalami reaksi kimia. Selama proses tersebut, unsur-unsur yang bereaksi akan melepaskan energi kimia. Energi kimia yang dilepaskan tersebut nantinya akan membantu metabolisme tubuh kita untuk menunjang aktivitas keseharian kita sehari-hari. 
  5. Energi Kinetik
    Energi kinetik ialah energi yang dimiliki suatu benda sebab geraknya. Makin besar kecepatan (v) suatu benda bergerak maka akan makin besar pula energi kinetiknya. Selain, semakin besar massa benda (m) yang bergerak maka akan semakin besar pula energi kinetiknya.
    Secara matematis dirumuskan sebagai berikut:
    Ek = 1/2 ( m.v2 )
  6. Energi Listrik
    Senter yang menyala saat kita pakai merupakan salah satu bentuk penggunaan energi listrik. Energi listrik ini terjadi dikarenakan adanya muatan listrik yang bergerak.
    Dari muatan listrik yang bergerak inilah yang kemudian menimbulkan arus listrik. Energi ini banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari, seperti contohnya untuk penerangan. Selain itu, energi listrik juga dipakai untuk menggerakkan mesin-mesin. Contohnya saja untuk dijadikan sebagai pembangkit listrik untuk kebutuhan sehari-hari. Pembangkit listrik tersebut tentu mendapatkan energi dari berbagai sumber energi misalnya dari nulkir, angin, matahari, atau air. Sedangkan jika ingin menghasilkan energi listrik yang kecil bisa menggukan baterai, aki, atau generator. 
  7. Energi Mekanik
    Pernah kejatuhan sesuatu dari atas? Mengapa saat kaki atau tangan kita yang kejatuhan jeruk akan terasa sakit? Sebab jeruk tersebut memiliki energi yang disebut sebagai energi mekanik.
    Ketika buah jeruk masih berada di pohon, energi mekaniknya sama besarnya dengan energi potensial. Ketika jatuh, dan sampai di bawah energi mekaniknya akan sama dengan energi kinetiknya. Energi mekanik ialah energi yang dimiliki oleh benda sebab sifat geraknya. Besar energi mekanik (Em) merupakan hasil penjumlahan dari energi kinetik (Ek) dan energi potensial (Ep). Secara matematis dapat dituliskan seperti ini:
      Em = Ep + Ek
  8. Energi Nuklir
    Energi ini dihasilkan dari proses reaksi nuklir. Reaksi nuklir terjadi di inti atom yang pecah atau bergabung menjadi inti atom yang lain dan partikel lain lalu melepaskan energi kalor.
    Reaksi nuklir terdapat di matahari, bom nuklir, serta reaktor nuklir. Energi yang dihasilkan dari reaksi nuklir sangatlah besar sehingga dapat digunakan untuk dijadikan sebagai pembangkit listrik. 
  9. Energi Pegas
    Semua benda yang lentur atau elastis memiliki energi pegas ini. Misalnya ialah per, busur, pegas, ketapel, trampolin, dan lain-lain. Saat kita menekan, menggulung, menarik, atau merenggangkan suatu benda elastis maka saat dilepaskan maka ia akan kembali ke bentuknya semula.
    Saat kita memberikan gaya pada benda itu, maka energi yang dihasilkan ialah energi potensial. Sedangkan, saat dilepaskan makan energinya berubah menjadi energi kinetik.
     
  10. Energi Potensial
    Energi potensial adalah energi yang dipunyai oleh suatu benda sebab posisinya (kedudukannya) terhadap suatu acuan. Contohnya, batu yang diangkat pada suatu ketinggian tertentu akan memiliki energi potensial.
    Jika massa batu besar makan energi yang dimiliki juga akan besar. Batu yang memiliki energi potensial yang disebabkan gravitasi bumi maka energinya akan disebut energi potensial bumi. Energi potensial (Ep)bumi tergantung pada massa benda (m), gaya gravitasi (g) , serta ketinggian benda (h). Sehingga dapat dituliskan sebagai berikut:
    Ep = m.g.h

0 komentar:

Posting Komentar